Sawarna-Ujung Genteng-Palabuhan Ratu, Februari 2015 (Part 1)

Introduction

We love Holiday and Travelling (on a Budget) ūüôā ūüôā ūüôā

Pada 17-21 Februari 2015, keluarga Alee Di Vaio kembali “ngebolang” – menjalani ritual tahunan mengeksplorasi Tanah Jawa. Kali ini kami menjelajahi 3 daerah Wisata yang sudah tak asing lagi – yaitu Sawarna, Ujung Genteng, dan Palabuhan Ratu (yep – di beberapa plang petunjuk jalan tertulis Palabuhan, bukan Pelabuhan).

Sawarna adalah salah satu tujuan wisata bernuansa Pantai yang lumayan terkenal, dengan ikon khas nya yaitu Batu karang di Pantai Tanjung Layar. Namun demikian, setidaknya ada dua hal yang mungkin belum diketahui oleh kita, yaitu 1) Lokasi Sawarna ada di Provinsi Banten, bukan Jawa Barat, 2) Sawarna adalah nama desa, bukan nama Pantai. Di desa tersebut ternyata ada beberapa area pantai dengan karakteristik yang berbeda-beda pula.

Sebagaimana biasanya, kami selalu memilih waktu plesir di luar periode peak season Рdengan rencana awal 16-19 Februari. Rencana kami adalah kembali ke Jakarta di hari Imlek (19 Februari), dengan harapan tidak terkena kemacetan di jalan. Arah tujuan kami saat pulang akan berlawanan arah dengan warga masyarakat yang baru mau berangkat liburan atau mudik pada hari Imlek tersebut.

Awalnya kami tidak begitu yakin dengan¬†kondisi jalan ke Sawarna, selain karena ini baru kali pertama, ditambah pula dengan “keharusan” untuk berangkat malam. Hal ini penting demi menghindari “neraka”¬†kemacetan selepas Tol Jagorawi menuju Sukabumi via jalur utama yaitu Cibadak yang sudah diketahui oleh seantero jagat raya (lebay mode on).

Ada satu jalur alternatif yaitu via Cikidang, namun setelah membaca¬†informasi di internet kami mendapat kesan jalur tersebut kondisi jalan nya lebih parah.¬†Dengan mempertimbangkan situasi¬†tersebut maka¬†berangkat¬†malam (dan berkendara dengan kecepatan sedang/santai) via Cibadak adalah pilihan terbaik yang bisa kami ambil. Pengalaman kami melewati jalur Cikidang bisa di baca disini ūüė¶ Note: Jalur Cikidang akan mem-bypass kota Sukabumi.

Itinerary Sawarna Feb 2015

Itinerary Sawarna 2015

Jalur Cibadak

Jalur Cibadak

Jalur CIkidang

Jalur CIkidang

Hari Pertama – Pantai Ciantir (Pasir Putih) dan Pantai Tanjung Layar

Peta Wisata Sawarna

Peta Wisata Sawarna

Dengan mengucap bismillah, kami¬†berangkat 10.30 malam, tiba di Desa Bayah Sawarna jam 4.30 pagi. Kondisi jalan terbilang cukup baik – 20% yang berlubang, namun tetap harus berhati-hati dan fokus. Selepas Tol Jagorawi s.d. Cibadak selalu ada saja lubang setiap beberapa ratus meter. Dari Sukabumi ke Palabuhan Ratu mulus hotmix.¬†Nah untuk jalur¬†Pelabuhan Ratu ke Sawarna¬†lumayan “keriting” alias rusak¬†dan juga konturnya berkelok-kelok.

IMG_9789_small

Averil dan Imara berpose di Villa Sawarna Indah

20150219_112212

Parkir yang lega di Villa Sawarna Indah

Kami menginap di Villa Sawarna Indah. Lokasinya tidak sulit ditemukan karena berada di tepi jalan utama Desa Bayah. Papan nama nya pun cukup jelas. Review Villa tsb bisa di klik disini. Setelah memilih kamar di posisi paling depan, kami pun beristirahat sejenak dan kemudian sarapan (dengan bekal kami sendiri). Tidak lama kemudian kami langsung capcus ke Pantai Ciantir a.k.a Pantai Pasir Putih yang posisi nya hanya sekitar 500m dari Villa tsb. Dalam kunjungan ini kami ditemani oleh Mang Wawan, sang Penjaga Villa yang baik hati.

Warning: Saran kami, jangan gunakan mobil untuk masuk ke pantai Ciantir/Pasir Putih. Meskipun jalur tersebut memang bisa dilalui oleh mobil (jalan cor beton) namun¬†cukup sempit hanya muat satu mobil. Ada beberapa tikungan tajam dan juga di sisi kanan/kiri jalan tidak rata/lubang atau parit sehingga bila tidak hati-hati bisa terjeblos. Selain itu bila berpapasan dengan mobil/motor dari arah berlawanan akan sulit untuk bermanuver. Kami cukup beruntung karena saat kami berkunjung, Pantai tersebut sangat sepi sehingga mobil kami tidak berpapasan dengan kendaraan lain. Dengan hati-hati kami susuri jalan tersebut mengikuti sang Penjaga Villa. Berikut ini adalah foto-foto di lokasi Pantai Ciantir ūüôā

IMG_9932_3_4_5_6_7_8_HDR_Small

Pantai Ciantir atau Pasir Putih dibatasi oleh baru karang besar

IMG_9981_small

AveriL dan Imara di Pantai Ciantir

20150217_090527

IMG_9920_Edit2

Ciri khas tanaman di pantai, yaitu Bunga Tapal Kuda

IMG_9859_Sawarna_HDR_Small

Pantai Ciantir di “bentengi” oleh dinding karang yang besar

Karakteristik Pantai Ciantir : Pasir Putih kecoklatan, relatif bersih, memanjang dan melengkung (lihat gambar). ombaknya relatif tenang (tergantung musim/cuaca).

Setelah puas bermain di Pantai Ciantir, kami kembali ke Penginapan untuk mandi, makan siang dan istirahat. Sore hari nya kami berangkat menuju pantai Tanjung Klayar. Jarak pos masuknya kurang lebih 300m dari Villa Sawarna Indah – setelah itu kita harus menggunakan motor (atau berjalan kaki) kurang lebih 500m melewati jembatan gantung, jalur conblok dan tanah.

Karakteristik Pantai Tanjung Layar: Pantai nya dipenuhi dengan karang, dengan berbagai ukuran. Dalam kondisi surut, kita bisa berjalan kaki ke dua buah Batu Karang besar yang menjadi ikon khas Pantai ini.

IMG_0121_Sawarna_HDR_smal

Pantai Tanjung Layar, Sawarna

IMG_0199_Sawarna_HDR_Small

Pantai Tanjung Layar, Sawarna

IMG_0192_3_4_5_6_7_8_HDR_small

Pantai Tanjung Layar, Sawarna

Advertisements

Review Villa Sawarna Indah (Februari 2015)

Villa Sawarna Indah

Villa Sawarna Indah

Summary : RECOMMENDED

  • Location (Lokasi): ‚ô•‚ô•‚ô•‚ô• (4 out of 5)
  • Sleep Quality (Kualitas Tidur): ‚ô•‚ô•‚ô•‚ô• (4 out of 5)
  • Rooms (Fasilitas Kamar): ‚ô•‚ô•‚ô•‚ô•¬†(4 out of 5)
  • Service (Pelayanan): ‚ô•‚ô•‚ô•‚ô• (4 out of 5)
  • Cleanliness (Kebersihan): ‚ô•‚ô•‚ô• (3 out of 5)
  • Value (Nilai Keseluruhan):¬†‚ô•‚ô•‚ô•‚ô• (4 out of 5)

¬†Gentle Reminder: Please support local people and local business.¬†Setiap berkunjung ke lokasi Wisata (kecuali Bali dan sejenisnya yang sudah sangat komersil) – kami senantiasa berupaya “berbagi” kepada warga lokal. Misalnya dengan membeli makanan ala kadarnya, menggunakan jasa mereka (ojek, tour guide, dsb), berkomunikasi dan berbagi ilmu dsb. Kami harap Pembaca semua juga tergerak untuk melakukan hal yang sama.

Pencarian kami untuk penginapan di Sawarna berawal dari website ini.
Di lanjutkan dengan komunikasi¬†telpon ke nomor yang tercantum di website tersebut, kami¬†terhubung dengan Pengelola¬†Villa –¬†Pak Iwan (085310830000), dan satu nomor lagi adalah istrinya (Teh Tina 085871246789). Berhubung Februari 2015 bukan termasuk peak season, maka kami berupaya negoisasi untuk mendapat diskon sewa kamar. Pak Iwan cukup bersahabat dan¬†segera dicapai deal harga. Kami pun booking kamar dan dengan kepercayaan yang tinggi tidak diwajibkan untuk membayar¬†DP (bayar di tempat).

Mengenai kondisi Villa Рtentunya kita tidak bisa membandingkan dengan villa di perkotaan atau area komersil lainnya seperti Puncak atau Malang. Harap dimaklumi adanya beberapa kelemahan di sana sini, terlebih lagi mengingat kondisi Desa Bayah yang sedikit di pedalaman, bisa dibilang Villa Sawarna Indah ini termasuk kategori bagus dan relatif mewah. Bahkan bila dibandingkan dengan obyek wisata terkenal lainnya seperti Pacitan (Pantai Klayar) dan Pantai Santolo di Garut Selatan Рmaka Villa Sawarna Indah ini beberapa level lebih baik.

Location : ‚ô•‚ô•‚ô•‚ô• (4 out of 5)
Posisi Villa mudah dicapai karena berada di pinggir jalan besar dengan plang nama yang jelas. Meskipun tidak dekat ke area wisata tertentu, namun juga tidak terlalu jauh. Menurut kami memang paling pas bila berkeliling menuju Pantai atau lokasi wisata lainnya menggunakan Motor Рbaik Ojek ataupun menumpang motor Penjaga Villa. Lahan parkir nya cukup luas, meskipun akan becek bila hujan (tanah, bukan conblock atau aspal). Sekitar 200m dari Villa terdapat rumah makan seafood dan bisa delivery order. Harga makanannya nya termasuk harga Jakarta (agak mahal untuk ukuran Desa Bayah).

Sleep Quality: ♥♥♥♥ (4 out of 5)
Kasur springbed ukuran Queen dan AC sudah lebih dari cukup untuk kami beristirahat dengan tenang. Seperti kami sampaikan diatas, Penginapan ini bahkan lebih baik dari semua penginapan yang ada di lokasi wisata lain seperti Pacitan atau Santolo.

Rooms : ♥♥♥♥ (4 out of 5)
Bangunan baru. Design Jepara yang cukup menarik menggunakan bahan kayu jati. Ruangan kamar lumayan lega. Di lengkapi dengan teras, kursi dan meja. Di masing-masing teras kamar juga terdapat Water Dispenser. Kamar mandi juga luas dan relatif bersih. Sudah menggunakan Toilet duduk dan shower. Tidak ada air panas. Harap dimaklumi saja bila ada sedikit kekurangan di sana sini dalam hal bangunan.

Service: ‚ô•‚ô•‚ô•‚ô• (4 out of 5)
Ada kesalahpahaman/miskomunikasi dalam hal Sarapan pagi Рdimana kami kira hal tersebut adalah salah satu fasilitas yang diberikan oleh Villa. Namun dalam kenyataannya tidak ada breakfast, khususnya hari kedua dan ketiga. Hal tersebut antara lain disebabkan karena 1) yang memasak sarapan adalah Penjaga Villa (Mang Wawan), yang notabene bersiaga sepanjang malam menanti tamu 2) Bila Penjaga Villa mengantar kami ke lokasi wisata maka otomatis ybs tidak bisa sarapan atau membersihkan kamar. Dalam situasi ini kami bertenggang rasa dan memaklumi saja. Bagi kami hal ini bukan persoalan besar. Sarapan kami beli/siapkan sendiri. Kami juga meminjam sapu serta lap dari Villa untuk bersih-bersih. Menurut Pak Iwan, karyawan Villa sebetulnya ada 4 orang, namun saat kami berkunjung kesana, karyawan lainnya sedang tidak masuk karena sesuatu dan lain hal.

Keluarga kami, terutama anak-anak sangat terkesan dengan Mang Wawan si Penjaga Villa. Orangnya sangat bersahabat dan cepat akrab dengan anak-anak kami, mengajak main, mencarikan ikan/kepiting, bercanda dsb. Mang Wawan berkenan menjadi tour guide kami berkeliling Sawarna, melewati jalur-jalur ekstrim dalam kondisi gelap untuk mengejar Sunrise tanpa mengeluh. Di sisi lain, saran kami adalah agar tamu juga bisa maklum dan sedikit proaktif. Misalnya bila lampu/air/AC mati, butuh bantuan, pembersihan kamar dll Рtamulah yang mendatangi Penjaga Villa yang tinggal di salah satu kamar.

Mang Wawan (tak bertopi) bersiap mengantar kami ke Pantai Legon Pari untuk melihat sunrise

Mang Wawan (tak bertopi) bersiap mengantar kami ke Pantai Legon Pari untuk melihat sunrise

Cleanliness: ‚ô•‚ô•‚ô• (3 out of 5)
Meskipun kamar nya relatif bersih, namun Semut menjadi pengunjung setia kamar kami.

Value: ♥♥♥♥ (4 out of 5)
Overall value 4 stars untuk alasan-alasan yang sudah dijelaskan di atas. Satu kata : PUAS !

Kompetitor : Villa Little Hula Hula. Penginapan ini mungkin bisa dikatakan yang paling terkenal (dibangun lebih awal) dan paling luas di Sawarna. Lokasinya sekitar 200m dari Villa Sawarna Indah.

20150219_112212
Villa Sawarna Indah dengan design Jepara (kayu)
IMG_9789_small
AveriL dan Imara di depan Kamar
IMG_0026
Villa Sawarna Indah memanjang ke belakang dan berundak-undak
IMG_0017
Lapangan parkir yang luas dan posisi Villa di pinggir jalan utama Desa Bayah
Villa-4
AveriL, Imara, Mang Wawan dan Mom
Villa-2
Kamar-kamar Villa tersusun memanjang

Villa-3 Villa-1